Minggu, 30 Desember 2012

"Kau Bisa Main Gak, Sih?"

Sempak Sepak bola itu permainan universal, bisa dimainkan oleh siapapun dan kapanpun. Dan telah mendarah daging bagi beberapa orang, khususnya cowo. Tapi, kalo misalnya kita main bola dan salahnya banyak, pasti temen kita pada teriak ke kita "Lo bisa main gak sih?" atau "Maneh bisa teu sih maen bola?" atau yang paling horror adalah saat kita diteriakin "MANDULL!!! Teu bisaeun maen bola!!" seakan-akan urat kemaluan kita terputus sehingga kita gabisa nendang lagi. Oke, gue gak tau apa hubungannya. Tapi, menurut penelitian Lembaga Jomblo Indonesia, teriakan "Mandul!!" itu ada hubungannya sama sistem reproduksi (karena gue baru belajar tentang materi itu di sekolah) dan bisa diartikan sebagai berikut :
1. Gawang itu bagaikan sel telur pada rahim wanita. Yang akan menerima 'sperma' alias bola sepaknya
2. Bola sepaknya tersebut bagaikan sperma, yang mau mencoba masuk ke dalam 'sel telur' alias gawangnya
3. Kita itu bagaikan cairan semen, yang mengantarkan 'sperma' alias bola menuju 'sel telur' alias gawang.

Udah ngerti arti teriakan "Mandul!!!" saat main bola? Bagus. Nah, beberapa waktu yang lalu, gue main bola sama temen PMR gue di sekolah. Tapi, dari peristiwa itu, gue bisa menarik 1 kesimpulan : Ternyata rata-rata cowo di PMR 43 itu MANDUL saat main bola!!. Oke, mungkin ini adalah salah 1 aib terbesar bagi para cowo anggota PMR Smpn 43 Bandung. Tapi, itu fakta. Gue gak tau kenapa, mungkinkah karena mereka itu menganggap gawang sebagai ovidak atau saluran menuju sel telur hingga sang sperma alias 'bola' harus melakukan perjalanan lagi? Atau apakah sebenarnya mereka itu adalah para Sma*shbles yang siap menghancurkan seisi dunia dengan memakai Nokia 3310? Gue gak tau apa hubungannya, Wallahu a’lam.

Yah, begitulah. Awalnya, setelah eskul selesai, gue dan beberapa adik kelas gue ngajakin main bola di lapangan sekolah, mumpung kosong. Dan gue ikutan, dengan memakai jersey PDU (Pakaian Dinas Umum) PMR, gue pun berlari dengan gagah merebut bola dari kaki lawan bagaikan hujan yang turun tanpa air (?). Tapi anehnya, saat striker tim gue sudah ada di depan gawang dan bola sudah di kaki mereka, si striker itu selalu gagal mencetak gol, dan yang paling banyak menurut gue adalah si Ariya. Dia sebenernya udah beberapa kali membawa bola sendirian ke gawang lawan yang di"kunceni" oleh Panji. Tapi, tendangan Ariya selalu melenceng dan Ariya belum berhasil menaklukan gawang Panji. Ayman juga hampir sama, Komandan PMR yang baru tersebut kadang gagal bila dia sudah di depan gawang dan bola ada di kakinya. Tapi, justru dia berteriak paling keras kalau Ariya gagal mencetak gol. Horror sekali anak ini.
  Mungkin, kalian bertanya "Kalo lo gimana kal? Nge-golin gak?". Ekhem, gue sih ada di belakang (nama ilmiah : bek). Gue bertugas menghalau bola dari kaki lawan, terutama si Fakran alias "Boyben", dan hasilnya? Gawang gue cuman kebobolan 2 bro......dan memasukan 1 gol, sial.

Ah, bagaimanapun. Teriakan "Mandul!!" masih menjadi kalimat horror bagi para striker. Dan salah 1 striker yang pernah dicap "Mandul" oleh temen-temen gue adalah Christian Gonzales saat masih main di Persib. Oh Tuhan, saat itu dia terlihat begitu sulit mencetak gol. Yah, begitulah, namanya juga idup. :))

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar